Dalam pembelajaran bahasa Inggris, terdapat berbagai jenis teks yang memiliki fungsi dan tujuan berbeda, salah satunya adalah hortatory exposition text. Jenis teks ini digunakan untuk menyampaikan pendapat atau pandangan penulis terhadap suatu isu yang disertai dengan argumen pendukung. Selain memberikan pendapat, teks ini juga bertujuan memengaruhi pembaca agar melakukan tindakan tertentu sesuai rekomendasi yang diberikan penulis.
Hortatory exposition text biasanya digunakan dalam artikel opini, pidato, maupun tulisan argumentatif karena bersifat persuasif. Struktur teks ini terdiri dari thesis, arguments, dan recommendation yang saling berkaitan untuk memperkuat pendapat penulis. Pada artikel ini akan dibahas pengertian hortatory exposition text, struktur, fungsi, ciri-ciri, hingga contoh lengkapnya agar lebih mudah dipahami.
Apa Itu Hortatory Exposition Text?
Hortatory exposition text adalah teks yang digunakan untuk menyampaikan pendapat tentang suatu masalah dengan tujuan memengaruhi pembaca. Dalam teks ini, penulis tidak hanya memberikan opini, tetapi juga menyertakan alasan dan fakta pendukung agar pembaca setuju terhadap pendapat tersebut.
Ciri utama hortatory exposition text terletak pada adanya recommendation atau saran di bagian akhir teks. Melalui bagian tersebut, penulis mengajak pembaca untuk melakukan atau menghindari sesuatu berdasarkan argumen yang telah dijelaskan sebelumnya. Oleh karena itu, teks ini sering dianggap sebagai teks persuasif dalam bahasa Inggris.
Fungsi Hortatory Exposition Text
Hortatory exposition text memiliki fungsi utama untuk memengaruhi pembaca agar setuju dengan pendapat penulis dan melakukan tindakan tertentu. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis biasanya menyampaikan berbagai argumen yang logis serta didukung fakta atau alasan yang kuat sehingga pembaca lebih mudah diyakinkan.
Selain itu, teks ini juga berfungsi sebagai sarana menyampaikan saran, kritik, maupun ajakan terhadap suatu isu. Oleh karena itu, hortatory exposition text sering digunakan dalam artikel opini, pidato, kampanye, dan tulisan argumentatif yang berkaitan dengan pendidikan, lingkungan, kesehatan, maupun kehidupan sosial.
Struktur Hortatory Exposition Text

Hortatory exposition text memiliki tiga struktur utama yang saling berkaitan, yaitu thesis, arguments, dan recommendation. Ketiga bagian tersebut digunakan untuk menyampaikan pendapat penulis secara jelas dan meyakinkan sehingga pembaca dapat memahami isi teks dengan baik.
1. Thesis
Thesis merupakan bagian pembuka yang berisi pengenalan isu atau topik yang akan dibahas. Pada bagian ini, penulis mulai menunjukkan pendapat atau pandangannya terhadap suatu masalah.
2. Arguments
Arguments berisi alasan, fakta, maupun pendapat pendukung yang digunakan untuk memperkuat thesis. Bagian ini biasanya terdiri dari beberapa paragraf agar penjelasan menjadi lebih lengkap dan meyakinkan.
3. Recommendation
Recommendation adalah bagian penutup yang berisi saran, ajakan, atau tindakan yang sebaiknya dilakukan pembaca. Bagian inilah yang menjadi ciri khas hortatory exposition text dibanding jenis exposition lainnya.
Kaidah Kebahasaan Hortatory Exposition Text
Dalam hortatory exposition text, terdapat beberapa language features atau ciri kebahasaan yang digunakan untuk memperkuat pendapat serta memengaruhi pembaca agar setuju terhadap opini penulis. Penggunaan language features ini sangat penting karena membuat teks menjadi lebih persuasif, runtut, dan mudah dipahami. Berikut penjelasan lengkapnya beserta contoh dan terjemahannya.
1. Using Simple Present Tense
Hortatory exposition text umumnya menggunakan simple present tense karena teks ini membahas fakta, kebiasaan, opini, maupun kondisi umum yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan tense ini membuat argumen terdengar lebih nyata dan meyakinkan.
Rumus Simple Present Tense
Verbal
(+) Subject + Verb 1 + Object
(-) Subject + do/does + not + Verb 1
(?) Do/Does + Subject + Verb 1
Contoh Kalimat
- She goes to school every day.
(Dia pergi ke sekolah setiap hari.) - They play football every weekend.
(Mereka bermain sepak bola setiap akhir pekan.) - Students study hard for their future.
(Siswa belajar keras untuk masa depan mereka.)
Nominal
(+) Subject + to be + adjective/noun/adverb
(-) Subject + to be + not + adjective/noun/adverb
(?) To be + Subject + adjective/noun/adverb
Contoh Kalimat
- Reading is important.
(Membaca itu penting.) - We are students.
(Kami adalah siswa.) - The environment is dirty.
(Lingkungan itu kotor.)
2. Using Modals and Modal Adverbs
Hortatory exposition text juga menggunakan modals dan modal adverbs untuk memberikan saran, ajakan, kewajiban, maupun kemungkinan terhadap suatu tindakan.
Contoh Modals
- Must
- Should
- Might
- May
- Can
- Ought to
Contoh Modal Adverbs
- Certainly
- Surely
- Probably
- Definitely
Contoh Kalimat
- Students should read books regularly.
(Siswa sebaiknya membaca buku secara rutin.) - We must protect the environment.
(Kita harus melindungi lingkungan.) - People can reduce plastic waste.
(Orang-orang dapat mengurangi sampah plastik.) - Surely, exercise is important for health.
(Tentunya, olahraga penting untuk kesehatan.)
Penggunaan kata seperti should dan must membuat recommendation dalam teks menjadi lebih kuat dan persuasif.
3. Using Action and Thinking Verbs
Dalam hortatory exposition text, penulis juga menggunakan action verbs dan thinking verbs untuk menjelaskan tindakan maupun pendapat pribadi.
A. Action Verbs
Action verbs adalah kata kerja yang menunjukkan suatu tindakan.
Contoh Action Verbs
- Read
- Choose
- Plan
- Protect
- Walk
- Study
Contoh Kalimat
- Students read books every day.
(Siswa membaca buku setiap hari.) - People should protect nature.
(Orang-orang harus melindungi alam.)
B. Thinking Verbs
Thinking verbs digunakan untuk menunjukkan pemikiran, opini, atau keyakinan penulis.
Contoh Thinking Verbs
- Think
- Believe
- Know
- Understand
- Consider
- Realize
Contoh Kalimat
- I believe reading is important.
(Saya percaya membaca itu penting.) - Many people think online learning is effective.
(Banyak orang berpikir pembelajaran online itu efektif.)
4. Using Temporal Connective
Temporal connective digunakan untuk menghubungkan urutan ide atau argumen agar teks lebih runtut dan mudah dipahami.
Contoh Temporal Connective
- Firstly
- Secondly
- Thirdly
- Next
- Finally
- Lastly
Contoh Kalimat
- Firstly, reading can improve knowledge.
(Pertama, membaca dapat meningkatkan pengetahuan.) - Secondly, reading helps people get information.
(Kedua, membaca membantu orang mendapatkan informasi.) - Finally, reading can entertain readers.
(Terakhir, membaca dapat menghibur pembaca.)
Temporal connective biasanya digunakan pada bagian arguments agar setiap argumen tersusun secara jelas.
5. Using Persuasive Words
Hortatory exposition text menggunakan kata-kata persuasif untuk memengaruhi pembaca agar setuju dengan pendapat penulis.
Contoh Persuasive Words
- Important
- Necessary
- Dangerous
- Useful
- Valuable
Contoh Kalimat
- Exercise is very important for our health.
(Olahraga sangat penting untuk kesehatan kita.) - Smoking is dangerous for teenagers.
(Merokok berbahaya bagi remaja.)
Penggunaan kata persuasif membuat opini penulis terdengar lebih kuat dan meyakinkan.
6. Using Abstract Noun
Abstract noun adalah kata benda abstrak yang tidak dapat dilihat atau disentuh secara langsung, tetapi dapat dirasakan atau dipikirkan.
Contoh Abstract Noun
- Belief
- Freedom
- Happiness
- Truth
- Knowledge
Contoh Kalimat
- Knowledge is important for success.
(Pengetahuan penting untuk kesuksesan.) - Freedom should be respected by everyone.
(Kebebasan harus dihormati oleh semua orang.)
Abstract noun sering digunakan untuk membahas ide, nilai, maupun konsep dalam sebuah argumen.
Contoh Hortatory Exposition Text
Agar lebih mudah memahami hortatory exposition text, berikut contoh teks beserta struktur dan terjemahannya.
The Importance of Reading
Thesis
I personally think that reading is a very important activity in our life. Why do I say so?
(Saya pribadi berpikir bahwa membaca adalah aktivitas yang sangat penting dalam hidup kita. Mengapa saya mengatakan demikian?)
Argument 1
Firstly, by reading we can get a lot of knowledge about many things in the world such as science, technology, sports, arts, culture, and many others.
(Pertama, dengan membaca kita dapat memperoleh banyak pengetahuan tentang berbagai hal di dunia seperti ilmu pengetahuan, teknologi, olahraga, seni, budaya, dan lain sebagainya.)
Argument 2
Secondly, by reading we can get a lot of news and information about something happening in any part of the world.
(Kedua, dengan membaca kita dapat memperoleh banyak berita dan informasi mengenai berbagai kejadian di berbagai belahan dunia.)
Argument 3
Another reason is reading can give us pleasure too. When we are tired, we can read novels, comics, magazines, or newspapers to make us relaxed.
(Alasan lainnya adalah membaca juga dapat memberikan hiburan. Saat kita lelah, kita bisa membaca novel, komik, majalah, atau koran untuk membuat diri lebih rileks.)
Argument 4
Lastly, reading can also take us to other parts of the world through imagination and stories.
(Terakhir, membaca juga dapat membawa kita ke berbagai tempat di dunia melalui imajinasi dan cerita.)
Recommendation
From the facts above, it is obvious that everyone needs to read to get knowledge, information, and entertainment. Therefore, we should make reading a daily habit.
(Dari fakta-fakta di atas, jelas bahwa setiap orang perlu membaca untuk mendapatkan pengetahuan, informasi, dan hiburan. Oleh karena itu, kita sebaiknya menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari.)
Analisis Struktur Contoh Teks
Agar lebih memahami susunan hortatory exposition text, berikut analisis struktur dari contoh di atas.
1. Thesis
Bagian thesis terdapat pada paragraf pembuka yang memperkenalkan topik tentang pentingnya membaca.
Kalimat:
“I personally think that reading is a very important activity in our life.”
2. Arguments
Bagian arguments berisi alasan atau pendapat pendukung mengenai manfaat membaca, seperti:
- Menambah pengetahuan
- Mendapatkan informasi
- Menjadi hiburan
- Meningkatkan imajinasi
3. Recommendation
Bagian recommendation terdapat pada paragraf penutup yang berisi ajakan agar pembaca menjadikan membaca sebagai kebiasaan.
Kalimat:
“Therefore, we should make reading a daily habit.”
Tips Membuat Hortatory Exposition Text
Membuat hortatory exposition text membutuhkan kemampuan menyusun pendapat dan argumen yang logis agar pembaca dapat memahami serta percaya terhadap opini yang disampaikan. Selain itu, teks juga harus memiliki recommendation yang jelas supaya tujuan persuasifnya tercapai. Berikut beberapa tips yang dapat membantu dalam membuat hortatory exposition text.
1. Tentukan Topik yang Jelas
Pilih topik atau isu yang mudah dipahami dan memiliki banyak pendapat pendukung. Topik yang sering digunakan biasanya berkaitan dengan pendidikan, lingkungan, kesehatan, teknologi, maupun kehidupan sosial.
Contoh topik:
- The Importance of Reading
- The Danger of Smoking
- Why Students Should Exercise Regularly
2. Buat Thesis yang Menarik
Bagian thesis merupakan pembuka yang berisi pendapat penulis terhadap suatu isu. Oleh karena itu, thesis harus dibuat menarik agar pembaca tertarik membaca keseluruhan teks.
Contoh:
I believe that reading books is very important for students.
(Saya percaya bahwa membaca buku sangat penting bagi siswa.
3. Gunakan Argumen yang Logis
Argumen harus mendukung pendapat utama dengan alasan yang jelas, logis, dan mudah dipahami. Akan lebih baik jika argumen disertai fakta atau contoh nyata.
Contoh:
Reading can increase knowledge and improve vocabulary.
(Membaca dapat menambah pengetahuan dan meningkatkan kosakata.)
4. Gunakan Kaidah Kebahasaan yang Tepat
Gunakan ciri kebahasaan yang sesuai seperti:
- Simple present tense
- Modal verbs
- Thinking verbs
- Temporal connective
Contoh:
- Students should study regularly.
(Siswa sebaiknya belajar secara rutin.) - Firstly, exercise improves health.
(Pertama, olahraga meningkatkan kesehatan.)
5. Gunakan Kata-Kata Persuasif
Kata persuasif digunakan untuk memengaruhi pembaca agar setuju terhadap pendapat penulis.
Contoh kata:
- Important
- Necessary
- Valuable
- Dangerous
- Useful
Contoh kalimat:
Exercise is very important for our health.
(Olahraga sangat penting untuk kesehatan kita.)
6. Tambahkan Recommendation yang Jelas
Recommendation merupakan bagian paling penting dalam hortatory exposition text karena berisi saran atau ajakan kepada pembaca.
Contoh:
Therefore, students should read books every day.
(Oleh karena itu, siswa sebaiknya membaca buku setiap hari.)
7. Susun Teks Secara Runtut
Gunakan temporal connective seperti firstly, secondly, dan finally agar setiap argumen tersusun secara teratur dan mudah dipahami pembaca.
Contoh:
- Firstly, reading increases knowledge.
(Pertama, membaca meningkatkan pengetahuan.) - Secondly, reading improves vocabulary.
(Kedua, membaca meningkatkan kosakata.)
Hortatory exposition text merupakan salah satu jenis teks dalam bahasa Inggris yang bertujuan untuk memengaruhi atau mengajak pembaca melakukan suatu tindakan. Teks ini disusun menggunakan struktur thesis, arguments, dan recommendation sehingga pendapat penulis dapat disampaikan secara jelas dan meyakinkan. Selain itu, penggunaan language features seperti simple present tense, modal verbs, thinking verbs, dan temporal connective juga menjadi ciri penting dalam penulisannya.
Dengan memahami pengertian, fungsi, struktur, hingga contoh hortatory exposition text, kemampuan menulis teks argumentatif dalam bahasa Inggris dapat meningkat dengan lebih baik. Oleh karena itu, penting untuk terus berlatih menyusun argumen yang logis dan menggunakan bahasa yang persuasif agar tulisan menjadi lebih menarik dan mudah dipahami pembaca.
